Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Gaya 'Avatar' Pelajar asal Blitar 'menaklukkan angin

Video: Pelajar Gaya Avatar
Blitar - 
Gokil, sebuah video berisi aksi seorang pelajar bak avatar viral di media sosial. Mengenakan pakaian seragam pramuka, pelajar pria ini seakan mampu menguasai angin kencang yang menerjang bersamaan dengan turunnya hujan deras di Blitar.
loading...
Dalam video berdurasi 15 detik itu, tampak pelajar berseragam pramuka itu dengan gerakan seperti Avatar seakan menguasai angin. Dia menghadap ke selatan, lalu dengan gerakan memutar kedua tangan dan tapak tangan diarahkan ke utara bersamaan membalikkan tubuhnya untuk mengirimkan kekuatan angin ke lawan.
Sementara seorang temannya merekam aksi gokil itu menggunakan kamera HP. Dan beberapa temannya yang lain tertawa-tawa sambil berkata "wooohhh...Ang sedang beraksi".
Video ini direkam tepat ketika detik-detik angin kencang memporak porandakan Kota Blitar, Jumat (21/2). Kejadian diambil sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah sekolah di Kota Blitar.
Aksi pelajar bak avatar ini viral, seakan hadir sebagai hiburan bagi seluruh warga kota yang panik mengetahui banyak pohon-pohon tumbang di jalanan. Video ini tersebar luas di status WhatsApp hampir semua warga Kota Patria ini.
"Hahahhaa....bocah kok edan. Koyok wani-wanio nantang angin (anak kok gokil. Seperti berani beneran menantang angin)," komentar Irfan sambil tertawa ketika membagikan video itu kepada detikcom, Sabtu (22/2/2020).
Ada juga yang berkomentar, "Oooo ini apa avatarnya menguasai angin menyerang Blitar. Makanya dibikin porak poranda," tulis Rio dalam status WhatsAppnya.
Setelah ditelusuri dari latar belakang gedung, rupanya video itu direkam di SMAN 4 Kota Blitar. Seorang guru di sekolah itu, Nindya membenarkan jika itu kelakuan lucu salah satu muridnya kelas 12.
"Iya benar itu murid kami kelas 12. Anaknya memang istimewa sejak kelas 10. Sayang hari ini libur. Karena sekolah kami 5 hari efektif. Jadi Sabtu libur," kata Nindya.

Share:

KPK Terima Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Senin (17/2/2020).
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah menerima laporan dugaan korupsi terkait persoalan tanah yang melibatkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, KPK mendapat laporan tersebut pada Kamis (13/2/2020) lalu dari masyarakat Sumatera Utara.
"Benar, KPK melalui persuratan telah menerima satu berkas laporan dari masyarakat Sumatera Utara pada tanggal 13 Februari 2020," kata Ali kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).
Ali mengatakan, KPK baru menerima berkas tersebut dan belum melakukan tindaklanjut atas laporan itu.

Namun, Ali tidak mau mengungkap identitas masyarakat Sumatera Utara yang melaporkan Edy tersebut beserta detil pelaporannya.
"Adapun siapa pelapor dan terlapornya serta terkait apa, sesuai ketentuan yang berlaku, saat ini kami tidak bisa menginformasikannya," kata Ali.
Dikutip dari Tribun-Medan.com, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi berencana melaporkan enam orang yang menuding dirinya melakukan korupsi terkait soal penerbitan surat perintah pembayaran (SPP) lahan eks Hak Guna Usaha PT Perkebunan Nusantara II.
Menurut Edy, perilaku ke enam orang ini sudah merujuk terhadap pencemaran nama baik dirinya.

Diketahui, enam orang warga Sumut melaporkan Edy Rahmayadi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada beberapa hari lalu.
"Kita laporkan baliklah, sudah pasti pencemaran baik itu," ujar Edy menjawab wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (17/2/2020) kemarin.
Keenam warga itu disebut melaporkan Gubernur Sumut, Dirut PTPN II hingga Menteri ATR atas dugaan korupsi dan/atau gratifikasi dan perdagangan kekuasaan untuk kepentingan masing- masing atas penerbitan surat perintah pembayaran (SPP) lahan eks Hak Guna Usaha PTPN II. 
Source: Kompas


DJ AKIMILAKU BEBAS SAWER





Share:

Pengemis asal Kediri Ditangkap di Jombang, Ternyata ehh Ternyata Punya 4 Rumah Megah... Woww!!!

https://maxrch.blogspot.com/2020/02/pengemis-asal-kediri-ditangkap-di.html
Sejumlah pengemis di kawasan Jombang terjaring razia Satpol PP Kabupaten Jombang pada Jum’at (21/2) malam. Salah satunya adalah Ngatmini (80), warga Desa Wonoayu, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Informasi yang dihimpun suarajawatimur.com, seperti pengemis lainnya, setelah ditangkap, Ngatmini juga dilakukan pembinaan, hingga akhirnya dipulangkan ke rumahnya.
Nah, saat dipulangkan itulah petugas Pol PP mengetahui bahwa Ngatmini menempati rumah yang cukup besar dan Megah. Bahkan, Ngatmini memiliki 4 rumah yang cukup besar.
Haris Aminuddin, Kabid Ketertiban Umum dan Sumber Daya Aparatur Satpol PP Jombang mengatakan, Ngatmini tergolong orang berekonomi cukup.
Dia menempati rumah yang cukup besar Di Desa Wonoayu, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Kata Haris, Selain rumahnya besar, perabotan di dalam rumahnya pun tergolong perabotan menengah ke atas. “Bangunannya besar, tinggi, lantainya keramik, menengah ke atas lah,” ungkapnya,Sabtu (22/2).
Haris juga mengatakan, dari penelusuran anggota satpol PP yang menanyakan ke retangga-tetangganya, Ngatmini memiliki empat rumah yang berlokasi di desa yang sama.
Selain itu, Ngatmini juga dikenal sebagai orang terkaya di Desa tersebut. Dan kekayaannya ini diduga merupakan hasil dari mengemis setiap hari.(tim/spo)
Source: Dia menempati rumah yang cukup besar Di Desa Wonoayu, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Kata Haris, Selain rumahnya besar, perabotan di dalam rumahnya pun tergolong perabotan menengah ke atas. “Bangunannya besar, tinggi, lantainya keramik, menengah ke atas lah,” ungkapnya,Sabtu (22/2).
Haris juga mengatakan, dari penelusuran anggota satpol PP yang menanyakan ke retangga-tetangganya, Ngatmini memiliki empat rumah yang berlokasi di desa yang sama.
Selain itu, Ngatmini juga dikenal sebagai orang terkaya di Desa tersebut. Dan kekayaannya ini diduga merupakan hasil dari mengemis setiap hari.(tim/spo)
Share:

Translate

Total Tayangan Halaman

Wikipedia

Hasil penelusuran

Postingan Populer